Minggu, 14 September 2014

                            Pengaruh Internet Terhadap Perkembangan Remaja
 
Pengaruh internet terhadap perkembangan remaja dapat dilihat lewat empat parameter yakni, perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan emosional, dan perkembangan sosial.
  • Perkembangan Fisik
Seorang remaja pada masanya mengalami perubahan-perubahan pada tubuh, otak, kapasitas sensoris dan keterampilan motorik. Perubahan-perubahan itu merupakan peralihan dari fisik anak-anak menuju fisik orang dewasa. Fisik seorang remaja bergerak menuju kematangan. Tanda paling mencolok dari perkembangan fisik remaja adalah perkembangan alat-alat genital, baik yang primer dan sekunder. Dalam hal ini internet dapat merangsang pertumbuhan fisik remaja. Dalam hal ini peran orang tua sangat penting untuk memberi pemahaman terhadap perkembangan seksualitas remaja.
Meskipun demikian,  kecanduan internet juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik seorang remaja bahkan dapat mengganggu perkembngan fisiknya. Dampak-dampak buruk itu antara lain;
1) Makan menjadi tidak teratur; 2) Tidur menjadi tidak teratur; 3) Kelelahan fisik.
  • Perkembangan Kognitif
Para remaja sangat aktif membangun dunia kognitifnya. Mereka sudah mempunyai pola pikir sendiri alam menanggapi masalah, memilah-milah dan mengorganisir ide-ide dan menciptakan ide baru. Kemampuan remaja dalam belajar, memori, menalar, berpikir dan bahasa sangat berkembang sehingga mereka dapat berpikir secara abstrak atau tentang sesuatu yang abstrak.
Internet dapat menjadi salah satu sarana remaja memperoleh informasi serta jawaban-jawaban dari masalah yang dihadapi. Internet dapat memperluas wawasan berpikir remaja. Akan tetapi, apabila seorang remaja kecanduan internet, ia menjadi terikat pada internet. Internet lalu dijadikan satu-satunya sumber kebenaran. Seorang remaja tidak lagi mampu membedakan hal-hal mana yang nyata dan hal-hal mana yang maya. Baginya yang maya juga nyata. Remaja menjadi kehilangan pola pikirnya sendiri. Pola pikirnya sangat dipengaruhi pola pikir yang ada dalam internet.
  • Perkembangan Emosional
Masa remaja merupakan masa yang penuh gejolak bagi remaja. Ketegangan emosi meninggi karena adanya perubahan fisik dan kelanjar, pencarian identitas diri, serta konflik-konflik sosial. Selain itu, remaja sangat rentan terhadap pendapat orang lain tentang dirinya. Remaja sangat memperhatikan dirinya sendiri. Dalam diri remaja juga mulai timbul rasa cinta dan kasih sayang terhadap oranglain, khususnya lawan jenis.
Internet juga dapat membantu perkembangan emosi seorang remaja. Remaja dapat melampiaskan segala perasaan yang ada dalam dirinya dengan berbagai cara seperti lewat situs jejaring sosial,Facebook atau Twiter. Remaja dapat menampilkan diri sesuai yang ia inginkan dalam internet. Akan tetapi,  kecanduan internet dapat mengganggu perkembangan emosi remaja. Kecanduan internet dapat mengakibatkan gangguan mental seperti; 1) Gangguan kepribadian berupa emosi yang meledak-ledak saat online; 2) Mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit 3) Membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.
  • Perkembangan Sosial
Pada masa remaja, seorang remaja mulai melepaskan diri dari orang tua. Mereka mulai menyesuaikan diri dengan lawan jenis. Kelompok teman sebaya sangat berpengaruh dalam pergaulan remaja.
Internet dapat membantu remaja dalam bersosialisasi. Internet memudahkan remaja menjalin relasi dengan teman ataupun lawan jenis. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi halangan dalam hal komunikasi. Akan tetapi, sebuah penelitian menggungkapkan bahwa seorang remaja yang kecanduan internet cenderung mengalami penurunan keinginan untuk berkomunikasi secara langsung, tatap muka, khususnya dengan keluarga. Lebih dari itu, sebenarnya internet telah membatasi pergaulan seorang remaja. Remaja yang kecanduan internet hanya bisa berelasi dengan mereka yang juga mampu mengakses internet.

0 komentar:

Posting Komentar