Pengaruh Internet Terhadap Perkembangan Remaja
Pengaruh internet terhadap perkembangan remaja dapat dilihat lewat empat parameter yakni, perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan emosional, dan perkembangan sosial.
Meskipun demikian, kecanduan internet juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik seorang remaja bahkan dapat mengganggu perkembngan fisiknya. Dampak-dampak buruk itu antara lain;
1) Makan menjadi tidak teratur; 2) Tidur menjadi tidak teratur; 3) Kelelahan fisik.
Internet dapat menjadi salah satu sarana remaja memperoleh informasi serta jawaban-jawaban dari masalah yang dihadapi. Internet dapat memperluas wawasan berpikir remaja. Akan tetapi, apabila seorang remaja kecanduan internet, ia menjadi terikat pada internet. Internet lalu dijadikan satu-satunya sumber kebenaran. Seorang remaja tidak lagi mampu membedakan hal-hal mana yang nyata dan hal-hal mana yang maya. Baginya yang maya juga nyata. Remaja menjadi kehilangan pola pikirnya sendiri. Pola pikirnya sangat dipengaruhi pola pikir yang ada dalam internet.
Internet juga dapat membantu perkembangan emosi seorang remaja. Remaja dapat melampiaskan segala perasaan yang ada dalam dirinya dengan berbagai cara seperti lewat situs jejaring sosial,Facebook atau Twiter. Remaja dapat menampilkan diri sesuai yang ia inginkan dalam internet. Akan tetapi, kecanduan internet dapat mengganggu perkembangan emosi remaja. Kecanduan internet dapat mengakibatkan gangguan mental seperti; 1) Gangguan kepribadian berupa emosi yang meledak-ledak saat online; 2) Mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit 3) Membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.
Internet dapat membantu remaja dalam bersosialisasi. Internet memudahkan remaja menjalin relasi dengan teman ataupun lawan jenis. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi halangan dalam hal komunikasi. Akan tetapi, sebuah penelitian menggungkapkan bahwa seorang remaja yang kecanduan internet cenderung mengalami penurunan keinginan untuk berkomunikasi secara langsung, tatap muka, khususnya dengan keluarga. Lebih dari itu, sebenarnya internet telah membatasi pergaulan seorang remaja. Remaja yang kecanduan internet hanya bisa berelasi dengan mereka yang juga mampu mengakses internet.
Pengaruh internet terhadap perkembangan remaja dapat dilihat lewat empat parameter yakni, perkembangan fisik, perkembangan kognitif, perkembangan emosional, dan perkembangan sosial.
- Perkembangan Fisik
Meskipun demikian, kecanduan internet juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik seorang remaja bahkan dapat mengganggu perkembngan fisiknya. Dampak-dampak buruk itu antara lain;
1) Makan menjadi tidak teratur; 2) Tidur menjadi tidak teratur; 3) Kelelahan fisik.
- Perkembangan Kognitif
Internet dapat menjadi salah satu sarana remaja memperoleh informasi serta jawaban-jawaban dari masalah yang dihadapi. Internet dapat memperluas wawasan berpikir remaja. Akan tetapi, apabila seorang remaja kecanduan internet, ia menjadi terikat pada internet. Internet lalu dijadikan satu-satunya sumber kebenaran. Seorang remaja tidak lagi mampu membedakan hal-hal mana yang nyata dan hal-hal mana yang maya. Baginya yang maya juga nyata. Remaja menjadi kehilangan pola pikirnya sendiri. Pola pikirnya sangat dipengaruhi pola pikir yang ada dalam internet.
- Perkembangan Emosional
Internet juga dapat membantu perkembangan emosi seorang remaja. Remaja dapat melampiaskan segala perasaan yang ada dalam dirinya dengan berbagai cara seperti lewat situs jejaring sosial,Facebook atau Twiter. Remaja dapat menampilkan diri sesuai yang ia inginkan dalam internet. Akan tetapi, kecanduan internet dapat mengganggu perkembangan emosi remaja. Kecanduan internet dapat mengakibatkan gangguan mental seperti; 1) Gangguan kepribadian berupa emosi yang meledak-ledak saat online; 2) Mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit 3) Membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.
- Perkembangan Sosial
Internet dapat membantu remaja dalam bersosialisasi. Internet memudahkan remaja menjalin relasi dengan teman ataupun lawan jenis. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi halangan dalam hal komunikasi. Akan tetapi, sebuah penelitian menggungkapkan bahwa seorang remaja yang kecanduan internet cenderung mengalami penurunan keinginan untuk berkomunikasi secara langsung, tatap muka, khususnya dengan keluarga. Lebih dari itu, sebenarnya internet telah membatasi pergaulan seorang remaja. Remaja yang kecanduan internet hanya bisa berelasi dengan mereka yang juga mampu mengakses internet.
RSS Feed
Twitter
05.15
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar